banner

Saturday, March 11, 2023

Melalui Komsos Dan Binter Babinsa Koramil 408-03/KT, Warga Serahkan Senpi



KAUR TENGAH – Berkat kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) dan Komunikasi Sosial (Komsos) oleh Babinsa Koramil 408-03/KT Kodim 0408/BS Sertu Karmin Nusi kepada masyarakat binaan di Kecamatan Kinal Kab Kaur, Kembali berhasil membangun kesadaran hukum, untuk tidak memiliki senjata api (Senpi) secara ilegal.

Setelah sebelumnya warga Kecamatan Muara Sahung menyerahkan senpi rakitan jenis kecepek pada anggota Babinsa Serka Hengki,  Ds (55) warga Kecamatan Kinal juga menyerahkan senpi rakitan laras panjang, jenis senapan Pada Babinsa Sertu Karmin Nusi. Jumat (10/03/2023),

Dandim 0408 BS-Kaur (BSK) Letkol Inf Aswin Suladi, SE, M.Ak melalui Danramil 408-03/KT Lettu Inf Agus Gunadi mengatakan, keberhasilan membangun kedekatan pada masyarakat binaan, Sehingga munculnya kesadaran untuk tidak memiliki, memegang, dan menyimpan senpi. Baik itu jenis rakitan, ataupun produksi pabrik. Tak lepas dari arahan dan petunjuk dari Dandim 0408 BSKAswin Suladi, SE, M.Ak.

Dimana Dandim mengintruksikan pada Danramil dan Babinsa. Agar membangun kedekatan dengan masyarakat, sebagai upaya membangun kesadaran hukum. Lewat kegiatan Konsos dan Binter pada warga binaan. Sehingga dapat dipahami dan mengerti oleh masyarakat. Bila memiliki senjata api tanpa izin, merupakan perbuatan yang melanggar hukum.

“Alhamdulillah. Hari ini (Jumat, 10/03/2023) ada warga binaan kami yang sadar untuk menyerahkan senjata api yang dimiliki. Tentu kepercayaan ini, tak lepas dari kerja keras dan pendekatan secara kekeluargaan yang dilakukan anggota. Juga petunjuk dari atasan kami,” ungkap Danramil.

Dihimbau ke depan, bagi masyarakat yang masih memiliki dan menyimpan senpi. Hendaknya menyerahkan pada para Babinsa, ataupun Bhabinkamtibmas pembina desanya.

Lalu Sertu Karmin Nusi mengatakan, kepemilikan senpi rakitan oleh warga binaannya tersebut. untuk jaga diri dari ancaman binatang buas, ketika bermalam di kebun yang jauh dari permukiman. Senpi rakitan tersebut digunakan untuk berburu babi hutan. Selanjutnya hasil buruan dijual pada penampung. Lalu uang yang didapat untuk membantu biaya pendidikan sang anak.

“Pada kami beliau mengungkapkan, telah lama berniat akan menyerahkan senpi yang dimiliki. Ketika sang anak sudah lulus kuliah. Lalu hari ini (Jumat, 11/3, red) janji itu telah ditepatinya,” kata Sertu Karmin Nusi. (BS)

Share:

0 comments:

Post a Comment


Translate

banner

Blogger templates

Blog Archive